Katanya sering teriak paling depan soal demokrasi, HAM, dan kebebasan. Tapi giliran urusan Venezuela, kok malah main tabrak? Penangkapan Presiden negara lain itu bukan urusan internal AS. Itu jelas campur tangan, dan dalam demokrasi global, itu pelanggaran serius. Amerika Serikat hari ini keliatan makin jelas: demokrasi cuma slogan, kepentingan tetap nomor satu. Kalau bener niatnya demokrasi, kenapa kedaulatan negara lain dilangkahi? Kenapa rakyat Venezuela gak dikasih hak penuh buat nentuin nasibnya sendiri?
Lucunya, negara yang katanya โpolisi duniaโ ini justru sering lupa satu hal: kedaulatan negara lain itu bukan mainan geopolitik. Demokrasi itu hak rakyat Venezuela, bukan hak Washington buat ngatur-ngatur dari jauh. Kalau rakyatnya mau ganti pemimpin, ya itu urusan mereka, bukan lewat tekanan, sanksi, atau penangkapan.
Terus PBB ke mana? Katanya penjaga perdamaian dunia, penengah konflik global, pelindung kedaulatan negara. Tapi setiap ada negara besar bertindak sewenang-wenang, PBB malah kayak akun centang biru yang cuma bisa posting keprihatinan. Resolusi macet, sikap abu-abu, fungsi lumpuh.
Ini bikin pertanyaan besar: Apakah demokrasi cuma berlaku kalau sejalan sama kepentingan negara kuat? Apakah hukum internasional cuma tajam ke negara kecil, tapi tumpul ke negara adidaya?
Kalau kondisi kayak gini terus, jangan salahkan anak muda dunia makin skeptis. Demokrasi global bukan rusak karena rakyat, tapi karena standar ganda para penguasa dunia. Yang makin absurd, PBB kayak ilang fungsi. Katanya penjaga perdamaian dunia, tapi pas negara kuat nindas negara lain, yang ada cuma diam, rapat, dan rilis pernyataan normatif. Hukum internasional jadi tajam ke bawah, tumpul ke atas.
Dan jangan naif. Venezuela bukan negara miskin sumber daya. Minyak bumi gede, cadangan besar, posisi strategis. Sejarah udah ngajarin: kalau sebuah negara punya sumber daya melimpah tapi gak nurut, biasanya langsung dicap โbermasalahโ. Ini bukan soal bela satu tokoh atau satu rezim. Ini soal bahaya ketika satu negara merasa paling berhak ngatur dunia. Kalau hari ini Venezuela, besok siapa? Siapa pun bisa kena kalau dianggap ganggu kepentingan.
Demokrasi sejati itu bukan dipaksain pakai borgol. Kedaulatan bukan hadiah dari negara adidaya. Dan dunia harus sadar: imperialisme hari ini gak selalu pakai senjata, tapi pakai hukum, tekanan politik, dan dalih demokrasi. Kalau ini dibiarkan, demokrasi global cuma jadi panggung sandiwara. Yang kuat tetap menulis aturan, yang lemah cuma disuruh patuh.
#bangpuput #hzputra

